Pemeriksaan Dewasa

Home»Pemeriksaan Dewasa
Pemeriksaan Dewasa

Pemeriksaan Pendengaran Dewasa

Pemeriksaan pendengaran merupakan tes untuk mengetahui kemampuan pendengaran seseorang terhadap bunyi atau suara. Pemeriksaan pendengaran bagi orang dewasa ada enam jenis, antara lain sebagai berikut.

Audiometri nada murni merupakan pemeriksaan menggunakan audiometer yang disinyalir mengalami gangguan atau mengalami penurunan pendengaran yang subjektif.

Tes ini dilakukan oleh audiolog atau tenaga kesehatan profesional untuk mengetahui ambang pendengaran, jenis, dan derajat ketulian. Tes ini juga bisa dijadikan sebagai tes rutin (general check up) terhadap orang yang bekerja di tempat bising.

Pada pemeriksaan ini pasien akan diminta mendengarkan beberapa jenis suara, mulai dari suara volume yang sangat keras sampai volume suara yang paling kecil. Pasien yang menjalani tes audiometri nada murni ini harus kooperatif. Karena, Audiolog akan mencatat hasil berdasarkan respon dari pasien.

Pemeriksaan Dewasa - Audiometri Nada Murni

Audiometri tutur merupakan pemeriksaan untuk mencari dan mengetahui tingkat pendengaran seseorang dari volume suara paling keras hingga kecil. Tak hanya diminta mendengarkan suara dengan tingkat volume berbeda, pasien juga diminta untuk mengulangi kata-kata yang didengarnya. Seperti dilansir dari John Hopkins Medicine, 2012, ada dua hal yang perlu dicatat terkait pemeriksaan audiometri tutur, yakni sebagai berikut.

  1. Seseorang memeriksa seberapa keras suara yang dibutuhkan agar Anda dapat mendengarnya.
  2. Yang lain memeriksa seberapa jelas Anda dapat memahami dan membedakan kata-kata berbeda, ketika mendengar yang diucapkan.

Adapun pemeriksaan audiometri tutur terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

• Speech reception threshold (SRT)

Speech reception threshold (SRT) digunakan untuk menentukan sejauh mana seseorang dapat mendengarkan sekumpulan suku kata dan menerjemahkan kata-kata yang didengar tersebut.

Saat tes, penderita gangguan dengar bakal memakai headphone dan duduk di bilik suara. Kemudian, dia akan mendengar rekaman daftar kata-kata umum yang diucapkan pada volume yang berbeda atau sampai volume suara terendah yang dapat dikenali. Setelah selesai, Audiolog meminta mengulangi kata-kata yang didengar dan dikenali sampai batas volume minimal tersebut.

• Speech discrimination

Sama halnya dengan SRT, tes speech discrimination digunakan untuk mengukur kemampuan dengar dan sejauh mana ia menangkap kata-kata yang didengarnya. Bisa dikatakan, speech discrimination adalah kemampuan pengenalan kata.

Tes speech discrimination sama seperti SRT, penderita gangguan dengar akan diminta mendengar rekaman suara berisi kata-kata. Ia akan diminta untuk mengulangi kata-kata itu. Bedanya, audiolog mengukur kemampuan untuk memahami ucapan pada tingkat mendengarkan yang paling nyaman.

Pemeriksaan Dewasa - Audiometri Tutur

Hearing in Noise Test (HINT) merupakan pemeriksaan untuk mengukur kemampuan penderita gangguan pendengaran memahami percakapan di tempat bising atau ramai. Penderita gangguan dengar akan diminta mendengarkan kalimat dengan latar suara yang bising atau ramai.

Untuk mempermudah penderita gangguan dengar di Indonesia, Konsultan Kasoem Hearing Center Dr.dr. Siti Faisa Sp. THT-KL (K) MSc AudioVestibular Medicine membuat pemeriksaan Hearing In Noise Test dalam bahasa Indonesia (IndoHINT). Jadi, penderita gangguan dengar bisa melakukan pemeriksaan pendengaran untuk menilai kemampuan memahami percakapan di tempat bising atau ramai.

Pemeriksaan Dewasa - IndoHINT

Audiometri immitans merupakan pemeriksaan untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah pada telinga bagian tengah seseorang yang mengalami gangguan pendengaran. Ada tiga jenis pemeriksaan audiometri yang dilakukan doker kepada pasiennya, terdiri dari:

  1. Timpanometri, yaitu pemeriksaan untuk mengetahui kondisi telinga tengah;
  2. Tes fungsi Tuba, yaitu pemeriksaan untuk mengetahui fungsi tuba eustachius (saluran yang menghubungkan rongga telinga tengah dengan nasopharing);
  3. Refleks Akustik, pemeriksaan untuk mengetahui fungsi dari jalur refleks akustik.

Pada pemeriksaan ini, dokter akan memasang sumbata telinga kepada pasien. Sumbat telinga tersebut akan mengeluarkan beberapa jenis bunyi dengan tingkat volume suara dan tekanan yang berbeda-beda.

Pemeriksaan Dewasa - Audiometry Immitans (Tympanometry)

Otoacoustic Emissions adalah pemeriksaan yang cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit untuk mengetahui fungsi telinga bagian dalam (koklea/ rumah siput). Pemeriksaan ini mengukur suara kecil yang dihasilkan oleh koklea sebagai respons terhadap rangsangan suara, sehingga dapat membantu menilai fungsi koklea dan mendeteksi kemungkinan adanya gangguan pada telinga bagian dalam.

Pemeriksaan Dewasa - Otoacoustic Emission (OAE)

BERA atau Brainstem Evoked Response Audiometry adalah pemeriksaan objektif untuk menilai respons saraf pendengaran dan jalur pendengaran hingga batang otak terhadap stimulus suara. Pemeriksaan ini membantu pasien dewasa yang kurang kooperatif atau sulit memberikan respons secara konsisten pada pemeriksaan audiometri, serta untuk mengevaluasi fungsi pendengaran dan jalur saraf pendengaran.

Pemeriksaan Dewasa - Brainstem Evoked Response Audiometry (BERA)

Cara Pemeriksaan BERA

Mempersiapkan pemeriksan BERA bergantung pada usia. Jika bayi kurang dari enam bulan, pemeriksaan biasanya dapat dilakukan tanpa sedasi. Pastikan bayi tetap harus tidur selama seluruh tes. Sementara itu, bagi bayi di atas enam bulan mungkin akan diberi obat penenang (obat yang diberikan untuk membuat anak rileks, tenang, atau mengantuk). Ini juga akan diberikan informasi tentang puasa sebelum tes dan apa yang harus dilakukan di rumah setelah tes...

  1. Ketika tes berlangsung pasien akan berbaring di kursi atau tempat tidur dan tetap diam
  2. Audiolog memasang earphone kecil di telinga dan elektroda yang lunak (stiker sensor kecil) di dekat telinga dan dahi
  3. Elektroda tersebut terhubung dengan komputer
  4. Setelah semua siap, bunyi klik dan nada dikirim melalui earphone
  5. Elektroda merekam aktivitas gelombang terhadap suara-suara tersebut
  6. Kemudian, elektroda mengukur bagaimana saraf pendengaran dan otak merespons bunyi tersebut

Periksa Pendengaran Anda Sekarang

Konsultasi gratis dan pemeriksaan lengkap untuk dewasa & anak di Kasoem Hearing Center.

Konsultasi